Scenario Tuhanlah yang Terindah
Scenario Tuhanlah yang Terindah
Hidup terkadang tak memberi orang-orang sepertiku banyak
pilihan.
Tak jarang aku harus menyerah pada keadaan.
Takdir juga seringkali
tega menjegal langkahku.
Memaksa kakiku terperosok ke dalam sebuah lubang yang tak
pernah kumau.
ketika hidupku tersesat tak tentu tujuan,
ketika bahuku melemah tiada sandaran,
ketika hatiku melompong tiada pengubat.
Pada Tuhanlah sekiranya dapat kupasrahkan segalanya,
hidupku, matiku, masa depanku, bahkan takdirku.
Semua kugantungkan di sudut kemurahan-Mu Tuhan.
Mungkin kini memang giliranku dikalahkan oleh nasib,
tak tak mengapa Tuhan karena aku percaya Engkau punya
rencana setelah semua ini.
Engkau pasti ingin mengajariku tak selamanya hidup berjalan
seperti yang kuharapkan,
tapi Engkau ingin melihatku tertawa lepas kelak setelah aku
menyadari skenario kehidupan yang telah Engkau susun untukku.








0 Response to "Scenario Tuhanlah yang Terindah"
Posting Komentar