Kerapuhan
Kerapuhan
Kepercayaanku dihianati
Di saat aku mulai merasa yakin
Ketabahanku terjerat perih
Memendam dalam semua asa
Mimpi...
Terbanglah engkau bersama luka
Berlarilah bersama keretakan relung
Kecewa dan nestapa…
Menyelimuti puing-puing yang tersisa
Cita yang dahulu sebebas sang Elang
Kini tumbuh menjadi punguk
Punguk yang senantiasa rindu akan bulan
Punguk yang berharap terlalu indah
dan akulah…
seorang yang naïf
seorang tak mampu membuka mata
seorang yang hanya mampu meraba
namun tak dapat merasa.








0 Response to "Kerapuhan"
Posting Komentar